Showing posts with label benar. Show all posts
Showing posts with label benar. Show all posts

Sunday, December 8, 2013

Cara Pembagian daging Kurban yang baik dan benar

 Lagi, lagi.., dan lagi..! Pembagian daging kurban memakan korban rakyat miskin. Cara pembagian daging kurban atau cara membagikan daginng kurban yang tidak efektif malah menjadi bumerang. Dan yang jadi korban kembali rakyat miskin. Karena itu, cara-cara pembagian daging kurban yang baik dan benar perlu disosialisasikan dan dilakukan. Berikut ini adalah cara membagikan daging kurban yang benar. Cekidot..!



1. Hindari cara mengantri
Mengantri untuk mendapatkan daging kurban adalah cara membagikan daging kurban yang tidak efektif dan sudah memakan banyak korban. Itu terjadi terus-menerus setipa hari raya Idul Adha tiba. Mulai dari berdesak-desakkan, jatuh dan terinjak-injak. Harus ada cara lain, jangan dengan antrian.

2. Mendata warga yang berhak menerima
Buatlah data siapa saja warga yang berhak menerima daging kurban. Ini untuk mencegah terjadinya penyelewengan dalam proses pembagian nanti dan lebih tepat sasaran.

3. Tempat pembagian jangan di satu titik saja
Tempat pembagian daging kurban jangan hanya di satu tempat saj, tapi dibagikan lagi ke beberapa tempat. Ini untuk menghindari serbuan penerima kurban yang menumpuk di satu tempat. Yang akan menyebabkan antrian dan berdesakkan yang beresiko terjadinya kericuhan.

4. Bentuk panitia pembagian daging kurban di beberapa tempat.
Bagikan daging kurban ke panitia-panitia wilayah seperti ke mesjid-mesjid atau ketua RT atau RW seperti yang dilakukan di tempat saya. Pembagian kurban dilakukan dimesjid-mesjid yang ada di setipa RT.

5. Bagikan langsung ke Panitia
Ini tidak akan sulit, karena sudah ada panitia disetiap tempat dalam ruang lingkup yang lebih kecil. RT/RW atau DKM mesjid.

Cara-cara pembagian daging kurban di atas adalah cara pembagian daging kurban yang sudah dipraktekan di tempat saya, dan sudah berkangsung selama puluhan tahun. Alhamdulillah, selama ini tidak ada kericuhan apalagi sampai jatuh korban...

Semoga bermanfaat.

beritahu teman anda artikel-artikel bagus dari gen22.blogspot.com
ReadFull Article ..

Tuesday, October 29, 2013

Tips NAIK MOTOR DENGAN BENAR

Tips Safety Riding untuk Motor Angka kecelakaan bermotor khususnya sepeda motor merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Salah satu cara menguranginya adalah dengan menerapkan safety riding. BERITA LAIN Harga Mobil ALL New Rio Terbaru di Indonesia

"Itu sudah pasti, karena berkendara yang baik dengan mengusung safety riding sangat penting," ucap Agung Surya, Chief Instructor PT Astra Honda Motor yang merupakan lulusan Rainbow Saitama Japan.

Agung pun kemudian menguraikan cara safety riding saat pertama kali berkendara.

"Ini sebenarnya sangat sederhana tapi terkadang para pengendara lalai dengan hal ini. Dan di sini kami menekankan hal ini agar bisa diterapkan kepada dirinya sendiri atau bisa ditularkan kepada yang lain," tambahnya.

Berikut tahapan-tahapannya:

1. Jika sepeda motor disandarkan oleh standar pinggir (standar miring), janganlah duduk terlebih dahulu melainkan bebaskan terlebih standar miring terlebih dahulu dengan menggunakan kaki kiri.

2. Bila kendaraan anda distandar dua, untuk melepaskannya gunakanlah kaki kiri untuk membebaskannya.

3. Setelah anda telah siap mengemudi, pastikan keadaan di sebelah kanan anda aman dengan menolehkan kepala kesisi kanan kebelakang, setelah aman barulah anda bisa mulai mengendarai motor anda.

4. Di saat Anda melakukan perjalanan maka pastikan empat jari kanan dan kiri Anda telah berada dituas rem depan dan kopling (jika terdapat kopling).

5. Di saat anda ingin melakukan pemberhentian utamakanlah rem depan di saat anda ingin menghentikan kendaraan, karena beban berat anda akan berada di depan dan ini membuat anda lebih cepat berhenti.

Cara melakukan pengereman depan yang baik adalah dengan meremas secara perlahan yang diawali jari kelingking dan diakhiri jari telunjuk, tidak dengan menekan secara bersamaan.

6. Namun anda juga tidak lupa untuk menggunakan rem belakang dalam melakukan pemberhentian. Akan tetapi rem ini dipergunakan hanya sebagai penyeimbang rem depan saja agar tidak terjatuh.

7. Setelah kendaraan sudah mulai berhenti barulah anda menarik kopling dengan cara meremasnya pula. Hal ini pun bertujuan agar mesin kendaraan tidak mati.

8. Selanjutnya apabila kendaraan sudah ingin berhenti, maka siapkan kaki kiri anda untuk menjadi pijakan anda. Dan setelah itu barulah anda melakukan pergantian ke transmisi rendah.

9.Setelah transmisi sudah di posisi rendah maka lihatlah kembali ke kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang ingin melintas, baru setelah itu melanjutkan perjalanan.

10. Dan taati lah peraturan lalu intas yang ada.

ReadFull Article ..